Pelantikan Serentak, 334 Pengawas Kelurahan/Desa Pilkada Sumenep Siap Bekerja
|
Koordinator OSDM & Datin Bawaslu Sumenep, Hosnan Hermawan (atas Podium) saat memberikan sambutan sekaligus arahan kepada PKD dalam acara Pelantikan dan Bimtek, Jumat (13/03/2020).
sumenep.bawaslu.go.id - Sumenep. Sebanyak 334 Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) di Kabupaten Sumenep, resmi dilantik pada Jumat (13/03/2020). PKD merupakan garda terdepan dan setelah pelantikan ini, ia langsung bekerja untuk melakukan upaya pencegahan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tahapan Pilkada Sumenep Tahun 2020.
Anggota Bawaslu Kabupaten Sumenep Koordinator Divisi OSDM & DATIN Hosnan Hermawan menyampaikan, bahwa pelaksanaan pelantikan ini dilakukan secara serentak di 27 kecamatan di Sumenep terhadap Pengawas Kelurahan/Desa.
"Kami berharap PKD terlantik dapat langsung bekerja," katanya.
Hosnan berharap, setelah melalui proses seleksi di tiap kecamatan, Pengawas Kelurahan/Desa yang terpilih harus mampu menjaga Integritas dan profesionalitas. Hal itu dilakukan untuk memastikan Pilkada di Sumenep berjalan Luber dan Jurdil.
"PKD ini merupakan ujung tombak dari pengawasan karena langsung berhadapan dengan masyarakat. Maka harus menjaga integritas dan profesionalitas," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Sumenep, Anwar Noris menambahkan, untuk 334 Pengawas Kelurahan/Desa di Sumenep ini, seusai dilantik mereka akan langsung bekerja. Selain mengawasi tahapan, para pengawas desa juga melakukan pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran Pilkada.
"Kami minta Pengawas Kelurahan/Desa langsung kerja, lakukan pemetaan pengawasan dan pencegahan," katanya.
Untuk pencegahan yang dilakukan, kata Noris, PKD ditargetkan dalam bulan ini mendatangi forum/kelompok warga untuk mengajak para warga terlibat mengawasi Pilkada, tolak politik uang, berantas berita hoax dan melawan eksploitasi SARA dalam Pilkada.
Menurutnya, sasaran minimal bulan ini, tiap PKD harus menjangkau banyak orang, setidak tidaknya minimal 20 orang. Sehingga total sebulan ini bisa menjangkau 6.680 orang. Sementara sasaran kegiatan ini adalah para tokoh masyarakat, pedagang, petani, perempuan dan generasi milenial.
"Sasaran harus tercatat namanya dan alamatnya. Kemudian terdokumentasikan audio visual dipublikasikan lewat berbagai platform media sosial untuk menggerakkan publik terlibat mengawasi Pilkada," tegasnya.
Kordiv SDM Bawaslu Sumenep Hosnan Hermawan mengungkapkan, ratusan PKD ini secara serentak dilantik di 27 Kecamatan di Sumenep. Setelah pelantikan, para PKD langsung diberikan pembekalan materi nilai dasar pengawas Pemilu, tahapan pengawasan Pilkada hingga mekanisme penanganan pelanggaran Pilkada.
"Kami berharap lewat pembekalan dan Bimtek setelah pelantikan ini akan mampu mendorong kinerja Panwas Desa yang berkualitas, sehingga bisa mendorong Pilkada bermartabat dan berintegritas," pungkasnya.
Selain itu, Hosnan menambahkan terimakasih yang tak terhingga atas kerja sama Panwascam se-Kabupaten Sumenep sudah melakukan proses Rekrutmen PKD mulai tahap awal sampai pelantikan, sesuai timeline, selamat dan sukses bagi Panwascam dan tetap terus melakukan monitoring terhadap seluruh panwas desa terlantik yg dilakukan secara serentak tgl 13 Maret 2020", ujarnya.
(Humas Bawaslu Sumenep)