Motivator Kana Sutrisna: Wabah Pasti Datang, Bagaimana Mensikapinya?
|
M. Kana Sutrisna, Motivator peraih Rekor Muri dengan jumlah Peserta terbanyak di Indonesia.
sumenep.bawaslu.go.id - Sumenep. Dalam rapat Konsolidasi Nasional Penegakan Hukum Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Tahun 2020 Era Normal, terdapat motivasi luarbiasa yang disuguhkan kepada Bawaslu Kabupaten/Kota, sebagai Penguatan integritas dan mentalitas dalam pengekaan hukum bekal pelaksanaan pemilihan ditengah Pandemi Covid-19.
Bawaslu Republik Indonesia sebagai penyelenggara mendatangkan motivator Indonesia yang meraih rekor muri dengan jumlah peserta terbanyak, yaitu M. Kana Sutrisna. Dan forum tersebut diikuti 422 partisipan.
Awal motivasinya, Kana Sutrisna menyampaikan beberapa wabah yang pernah menimpa dunia di masa lalu. Pertama Wabah Sampar terjadi pada tahun 1720 di Negara Perancis dimana jumlah korbannya jauh lebih banyak dibanding korban Covid-19.
Kemudian 100 tahun kemudian, tepatnya tahun 1820 datang lagi wabah Kolera yang berasal dari India. Virus ini memiliki dampak yang luar biasa terutama di Negara Asia termasuk Indonesia.
100 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1918, datang kembali wabah Flu Spanyol, yang disebabkan oleh Virus Flu H1N1 yang mengalami mutasi genetika. Dengan jumlah korban melebihi perang dunia 1 tahun 1920.
100 tahun kemudian, tepatnya 2019 datang kembali Coronavirus Disease (Covid-19) yang berasal dari negeri Tirai Bambu tepatnya di Wuhan. Virus ini hingga saat ini masih di rasakan sejumlah negara termasuk di Indonesia.
“Virus pasti ada meski kita mau berihtiyar semaksimal mungkin, bagaimana kita menyikapi masalah ketika mengahampiri kita, yaitu tetap berfikir positif, jangan bingung dan panik sehingga berakibat stress yang berlebihan dan ujungnya terjangkit penyakit Paranoid,” tuturnya.
Datangnya virus yang memporak porandakan dunia baik berskala mikro maupun makro akan berakibat stress pada manusia. Hususnya Indonesia yang sedang berada dimasa pembangunan untuk menyamai negara maju lain, kemudian secara perekonomian terganggu akibat Pandemi Covid-19.
Motivator Kana mengajak Sahabat Bawaslu untuk mampu mengambil hikmah dan pelajaran dari rentatan kejadian yang tersebut diatas, sehingga tetap dapat lincah dalam melakukan tugasnya sebagai pengawas pemilu.
“Kalau kita dapat mengambil hikmah dari Corona, maka kejadian ini tidak menjadi masalah yang berakibat stress pada diri kita, justru semua ini dapat mendekatkan diri kita dengan Tuhan YME,” imbuhnya.
(Humas Bawaslu Sumenep)