Membangun Jihad Pengawasan Pemilu Melalui Pemberitaan Media Bawaslu
|

sumenep.bawaslu.go.id - Sumenep. Bawaslu jatim melaksanakan Ngabuburit online serial 4 atau pekan terahir di Bulan Suci Ramadan, Rabu (20/5/2020). rapat koordinasi online tersebut mengusung tema Teknik Menulis Berita Di Media Online, agar nantinya Portal Bawaslu Jatim Menjadi Benchmark Media Pengawasan Pemilu di Seluruh Indonesia.
Angga Ulung Trenggana, pria kelahiran Jember, lama menggeluti dunia jurnalis, hingga kini masih menjabat sebagai asisten Redaktur Republik Merdeka (RMOL.id). hadir sebagai narasumber, selama 2 jam berbincang santai bersama sahabat Bawaslu.
Sebelum memulai penulisan berita “Maka penting membangun cara pandang, Tidak hanya bekerja harian menjalankan tugas, sekadar membuat tulisan sesuai beban kerja. Kita harus meyakini bahwa mengurusi portal Bawaslu sebagai ibadah/jihad demokrasi, bekerja dengan goal bawaslujatim.go.id menjadi benchmark media pengawasan pemilu di republik ini,” tegas Ulung.
Untuk menggapai hal tersebut, kemudian Ulung mengajak Sahabat Bawaslu untuk mengenali Karakteristik Media Online. diantaranya adalah Kapasitas Luas Informasi Lengkap, Mudah dan cepat terakses, Aktual, Saluran terintegrasi, dan Multi Konten.
Semakin detail Ulung menjelaskan terkait teknik penulisan berita, “ha-hal yang perlu sahabat Bawaslu diperhatikan adalah unsur berita harus Menarik, baru dan mencuri perhatian public. Menetapkan Judul berita setidaknya dapat mewakili perasaan publik/pembaca, serta Berita tidak panjang (singkat, padat, jelas dan tidak multi angle,”. Ujar Ulung
Tak kalah penting lagi memperhatikan SEO (search engine optimization, keyword dan isu yang trending di mesin pencarian goggle (Google news, Alexa), serta Research and Development/ penelitian dan pengembangan (Litbang) meneliti, menganalisis dan membuat inovasi.
Menurut Imam Syafi i komisioner Bawaslu Kabupaten Sumenep, dengan kegiatan pelatihan penulisan berita melalui ngabuburit online yang dilaksanakan Bawaslu Jatim ini, nantinya diharapkan dengan penguasaan dalam penulisan berita yang baik dapat membangun jihad pengawasan pemilu.
"Jihad yang dapat membangun pengawasan partisipatif,". imbuh Imam.
(Humas Bawaslu Sumenep)