Lindungi Pengawas ad-hock, Bawaslu Kabupaten Sumenep Distribusikan APD
|
Koordinator Sekretariat Bawaslu Sumenep, Juharlinah (Kanan) membagikan APD kepada salah satu Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) di Kantor Bawaslu Sumenep.
sumenep.bawaslu.go.id – Sumenep. Ribuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk Panitia Pengawas Kecamatan dan Panitia Pengawas Kelurahan/Desa mulai di distribusikan dari Bawaslu Sumenep ke Panwascam untuk setiap kecamatan di wilayah Kabupaten Sumenep.
Ribuan APD ini, akan digunakan oleh Panwascam dan PK/D dalam melaksanakan tugas pengawasan pada setiap tahapan seperti tahapan coklit yang telah dilaksanakan mulai tanggal 15 Juli 2020.
APD yang dikirim berupa thermogun, face shield, hand sanitizer, sarung tangan, masker sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.
Ketua Bawaslu Sumenep Anwar Noris, mengatakan, pendistribusian APD dibagi menjadi dua tahap, tahap pertama untuk daerah kepuluan dan tahap kedua untuk daratan. Pembagian ini bertujuan untuk menunjang kerja pengawas dalam melaksanakan tugasnya sesuai protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.
“APD ini akan dibagikan kepada 81 Panwascam yang tersebar di 27 kecamatan dan 334 PKD se-Kabupaten Sumenep, saya berharap pendistribusian ini difungsikan sebagaimana mestinya” katanya.
Sementara Koordinator Sekretariat Bawaslu Sumenep, Juharlinah menjabarkan perihal pembagian APD untuk masing-masing kecamatan hingga PK/D.
Untuk termogun hanya diberikan kepada Panwascam, setiap kecamatan mendapatkan 1 unit termogun. Selanjutnya berupa masker, total jumlah yang akan dibagikan adalah 1.666 pcs dengan rincian, setiap orang dari Panwascam dan PK/D akan menerima 4 pcs masker.
untuk face shield (pelindung wajah) 1 pcs untuk masing-masing orang baik Panwascam ataupun PKD. Juga mendapat sarung tangan 2 boks untuk per Panwascam dan 1 boks untuk PK/D. Terahir masing-masing Panwascam mendapatkan 2 boks hand sanitizer dan 1 boks untuk PK/D.
“Harapannya bagi Panwascam yang sudah mendapatkan APD, dengan segera di distribusikan kepada PK/D nya masing-masing, karena tahapan Coklit sudah berlangsung,” kata Juharlinah.
(Humas Bawaslu Sumenep)