Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU SUMENEP IKUTI PELATIHAN PENULISAN BERITA DAN PRESS REALESE JELANG PILKADA 2024

Bawaslu Sumenep

Pelatihan Penulisan berita dan Press Realese untuk Humas Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten kota se-jawa timur tahun 2024 di Jember, senin (13/05/2024).

Jember, Badan Pengawas Pemilihan umum (Bawaslu) Kabupaten Sumenep mengikuti kegiatan Pelatihan Penulisan berita dan Press Realese untuk Humas Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten kota se-jawa timur dalam rangka untuk menghadapai pilkada serentak tahun 2024, senin (13/05/2024).

Tujuan dari kegiatan untuk meningkatkan kualitas pemberitaan mengenai seputar informasi kegiatan pengawasan Bawaslu Kabuaten/kota se-jawa timur, serta bagaimana  Humas kedapan bisa membangun hubungan dengan seluruh unsur media sehingga memudahkan untuk mempublikasikan press realease secara cepat untuk bisa segera menjadi media informasi kepada masyarakat.

Menurut Koordinator Divisi Humas Bawaslu jatim Dwi Endah, saat ini Bawaslu Provinsi Jawa Tmur terus meningkatkan kualitas pemberitaan sebagai upaya bagaimana pesan-pesan yang ingin dipublikasikan oleh Bawaslu RI bisa tersampaikan dengan baik. Untuk itu tugas humas harus bisa memberikan informasi yang informatif dan edukaif, maka untuk merealisasikan hal tersebut sebagai dasar bawaslu dirasa perlu untuk menyiapkan SDM yang unggul sebagai upaya memaksimalkan peran humas. 

“humas harus sigap dan peka dalam  memberikan informasi pada proses tahapan yang sedang berjalan,mari perbaiki seluruh informasi yang ada sehingga bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat”ungkapnya.

Hadir sebagai pemateri di kegiatan tersebut agus sujiwo, menurutnya humas harus bisa mengolah sebuah peristiwa pada proses tahapan pemilu menjadi sebuah berita yang menarik. Berita sebaiknya menyesuaikan kebutuhan lembaga itu sendiri tanpa mengurangi esensi yang ada.

Aditya wardhono yang juga hadir sebagai pemateri juga memberikan pandangannya menurut pandangan perspektif akademis, informasi data yang disajikan press realese harus kompleks sehingga pesan apa saja yang disampaikan masih bisa diolah kembali sehingga harus memenuhi kaedah juranilistik yaitu aktual.

“seluruh informasi yang bersumber dari bawaslu bisa menjadi data yang terkumpul untuk dapat dijadikan sebuah bahan kajian yang menarik bagi masyarakat luas,”ungkapnya.

Harapan kedepan kepada seluruh Bawaslu se-Jawa Timur bisa menyusun strategi pemberitaan yang informatif, bisa diterima semua kalangan dan mampu menembus seluruh platform media sosial sehingga citra positif lembaga akan terbentuk dengan baik.

 

@Humas Bawaslu Sumenep