17 Pulau Di Kepulauan Sapeken, Ujung Timur Kabupaten Sumenep
|
Sumenep.bawaslu.go.id - Sumenep. Ratusan Pulau yang tersebar di Kabupaten Sumenep, salah satunya ada pulau Sapeken yang letaknya ujung timur di Kota kota keris. Pulau ini disebut sebagai destinasi wisata bahasa, karena keberagaman bahasa yang di gunakan penduduk setempat. Mulai bahasa Bugis, Bajau, dan Bahasa Mandar. Bukan bahasa Madura.
Kepulaun Sapeken hanya ada satu kecamatan dengan 11 desa, yang sebaran penduduknya berada di 17 Pulau. Hanya ada dua desa yang satu pulau, sedang desa lainnya terpisah bahkan dari dusun ke desa pun harus menyeberangi lautan.
Apakah ada Pengawas Pemilu Disana?
Panwaslu Kecamatan dan Panwaslu Desa ada disana. Jelas ini sebuah perjuangan dalam menegakkan keadilan pemilu yang tidak lain tujuannaya demi terwujudnya demokrasi yang berintegritas dan berkualitas sesuai peraturan UU pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sumenep Tahun 2020.
Koordiv. HHDI Bawaslu Sumenep, Imam Syafii menerangkan bahwa bagiamanapun kondisi dan situasinya keadilan Pemilu di Kepulauan Sapeken harus ditegakkan. Selain menentukan Pemimpin yang berintegritas, Pengawasan juga sebagai media peningkatan kapasitas sumber daya masyarakat Sapeken.
"Sebab, pemilih daerah kepulauan menjadi fokus para kandidat untuk meraih kemenangan dalam kontestasi politik hususnya pada penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020, untuk itu harus kita kawal agar tercipta pemilihan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan," katanya.
Sementara Koordiv. PHL Panwascam Sapeken, Nasir Hamdi menjelaskan letak geografis desa yang menjadi wilayah pengawasannya pada Pilkada Serentak tahun 2020.
Bahwa terdapat 17 Pulau di Kecamatan Sapeken, dengan rincian 10 desa/pulau yaitu Desa/Pulai Sapeken, Desa/Pulau Paleat, Desa/Pulau Pagerungan Besar, Desa/Pulau Sakalah, Desa/Pulau Saur Saibus, Desa/Pulau Sabuntan, Desa/Pulau Saiel, Desa/Pulau Sadulang, Desa/Pulau Pagerungan Kecil, Desa/Pulau Sepanjang dan Tanjung Kiaok. Diantara desa tersebut memiliki 7 dusun/pulau yang terpisah.
Perjalanan dari desa ke Kecamatan Sapeken membutuhkan waktu 1,5 jam, kecuali Desa Sakalah yang harus ditempuh 7 jam perjalanan laut.
"Diantara 7dusun/pulau itu, ada Pulau Saur dan Pulau Saibus keduanya menjadi satu desa bernama Desa Saur Saibus, ada Desa Sabuntan memiliki dua dusun semuanya pulau yang berbeda, kemudian Desa Sasiel memiliki dua dusun beda pulau juga, dan Desa Sadulang memiliki dua dusun masing-masing pisah pulau. Perjalanan dari dusun ke desa ditempuh kisaran 15-30 Menit yang keberangkatan perahu menyesuaikan jadwal atas pertimbangan cuaca," katanya.
(Humas Bawaslu Sumenep)