Totok Haryono Ajak Pengawas Pemilu Jadikan Ramadan Momentum Konsolidasi Demokrasi
|
Anggota Bawaslu, Totok Haryono, mengajak jajaran pengawas pemilu meneladani nilai pembebasan yang lahir dari momentum Proklamasi Kemerdekaan pada bulan Ramadan. Ia menilai spirit tersebut relevan sebagai energi moral untuk menjaga kualitas demokrasi saat ini.
Ajakan itu disampaikan Totok dalam kegiatan Kick Off Ngabuburit Pengawasan “Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu Tahun 2026” yang digelar di Gedung Bawaslu pada Minggu (23/02/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pengawas pemilu memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan demokrasi berjalan sesuai prinsipnya.
Menurutnya, nilai pembebasan harus diadopsi dalam praktik pengawasan agar demokrasi terbebas dari berbagai ancaman dan penyimpangan. Pengawas pemilu, kata dia, harus menjaga integritas serta berani menghadapi setiap bentuk pelanggaran.
Totok juga mengajak seluruh jajaran pengawas pemilu menjadikan Ramadan sebagai momentum konsolidasi demokrasi. Bulan suci dinilai sebagai waktu yang tepat untuk memperkuat komitmen, soliditas, dan nilai pengabdian dalam pengawasan.
“Kita akan merdekakan demokrasi. Ayo semangat melakukan konsolidasi demokrasi, sebagaimana spirit pembebasan yang terjadi di bulan suci Ramadan,” tegasnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan nilai-nilai pengawasan agar jajaran pengawas pemilu tetap berkomitmen menjaga integritas dan kualitas demokrasi dalam setiap tahapan pemilu.
@Humas Bawaslu Sumenep