Lompat ke isi utama

Berita

PEMILIH PEMULA JADI PERHATIAN UTAMA BAWASLU SUMENEP DI PDPB 2026

Bawaslu Sumenep

Sumenep – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumenep membahas pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) tahun 2026 dengan fokus pada pemilih pemula, Rabu (28/01/2026).

Pembahasan tersebut dilakukan sebagai langkah pengawasan awal untuk memastikan hak pilih warga, khususnya generasi muda yang baru pertama kali menggunakan hak pilihnya, dapat terakomodasi secara akurat dalam daftar pemilih.

Ketua Bawaslu Kabupaten Sumenep, Ahmad Zubaidi, mengatakan pemilih pemula menjadi kelompok strategis yang perlu mendapat perhatian khusus dalam PDPB.

“Pemilih pemula ini sangat dinamis. Banyak di antara mereka yang baru genap berusia 17 tahun, berpindah domisili karena pendidikan, atau belum memahami pentingnya terdaftar sebagai pemilih. Karena itu, PDPB 2026 harus benar-benar responsif terhadap kondisi mereka,” ujar Ahmad Zubaidi.

Ia menegaskan, pengawasan PDPB tidak hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut upaya perlindungan hak konstitusional warga negara.

“Bawaslu berkepentingan memastikan tidak ada pemilih yang kehilangan hak pilihnya hanya karena kelalaian data. Pemilih pemula harus kita dorong agar sadar dan aktif memastikan dirinya terdaftar,” tambahnya.

Menurutnya, Bawaslu Sumenep akan memperkuat koordinasi dengan KPU, pemerintah daerah, serta lembaga pendidikan untuk menjangkau pemilih pemula secara lebih efektif.

“Kolaborasi lintas sektor sangat penting. Sekolah, kampus, dan pemerintah desa bisa menjadi pintu masuk untuk edukasi dan pemutakhiran data pemilih pemula,” jelas Zubaidi.

Bawaslu Kabupaten Sumenep berharap pelaksanaan PDPB 2026 dapat menghasilkan data pemilih yang lebih akurat, mutakhir, dan inklusif, sehingga kualitas demokrasi di Kabupaten Sumenep semakin meningkat.

@Humas Bawaslu Sumenep