Nuryamah: Media Sosial Jadi Ladang Subur Hoaks, Generasi Muda Perlu Aktif Cegah Disinformasi
|
Surabaya — Bawaslu Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan Cangkruan Demokrasi dalam rangka menyambut Hari Kartini dengan tema “Pencegahan Disinformasi Pemilu Melalui Media Sosial”, Selasa (21/04/2026).
Kegiatan ini menghadirkan Nuryamah, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Parmas dan Humas) Bawaslu Provinsi Jawa Barat, sebagai narasumber yang menekankan pentingnya kepedulian masyarakat terhadap penggunaan media sosial.
Menurut Nuryamah, media sosial saat ini menjadi ladang subur bagi penyebaran hoaks yang sengaja dirancang untuk memecah belah bangsa. Kondisi ini memicu polarisasi di tengah masyarakat jika tidak segera diantisipasi.
Ia menjelaskan, upaya mitigasi harus dilakukan secara aktif melalui sosialisasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadi pengguna terbesar media sosial.
“Pemberantasan hoaks tidak hanya dilakukan saat pemilu saja, tetapi harus menjadi gerakan berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Jawa Timur mendorong partisipasi publik dalam menjaga ruang digital yang sehat serta memperkuat kesadaran kolektif dalam menangkal disinformasi.