Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU JATIM MATANGKAN PROGRAM HUMAS DATIN 2026, CANGKRUAN DEMOKRASI DIGELAR LEBIH INTENSIF

Bawaslu Sumenep

Sumenep, Bawaslu Provinsi Jawa Timur menggelar Rapat Koordinasi Program Kerja Divisi Humas dan Data Informasi (Datin) Tahun 2026 untuk mematangkan strategi komunikasi dan penguatan literasi demokrasi kepada masyarakat, Kamis (12/2/2026).

Koordinator Divisi Humas Datin Bawaslu Provinsi Jawa Timur, Dwi Endah, mengatakan salah satu program unggulan yang akan diperkuat adalah kegiatan Cangkruan Demokrasi dengan format baru yang lebih intensif.

Ia menjelaskan, pada 2026 kegiatan tersebut direncanakan digelar setiap bulan lebih dari satu kali. Bahkan, sejumlah Bawaslu provinsi lain disebut tertarik bergabung dan akan dilibatkan sebagai narasumber.

Menurut Dwi, Cangkruan Demokrasi bukan sekadar forum diskusi, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus peningkatan kapasitas jajaran Divisi Humas Datin.

“Cangkruan Demokrasi merupakan bentuk literasi demokrasi dengan pendekatan kultural. Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat nyata, khususnya dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap isu-isu demokrasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, peran Divisi Humas Datin sangat penting dalam meningkatkan edukasi publik, terutama dalam menghadapi berbagai dinamika informasi yang berkembang di masyarakat.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman disinformasi dan hoaks yang semakin masif seiring perkembangan teknologi digital.

“Isu hoaks dan disinformasi menjadi tantangan serius. Karena itu, edukasi publik harus terus diperkuat agar masyarakat mampu menyaring informasi terkait demokrasi,” kata Dwi.

Dalam rapat tersebut juga dibahas penguatan pengelolaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan Rumah Data yang di Jawa Timur telah terintegrasi menjadi satu kesatuan.

Bawaslu Jatim menargetkan pada tahun ini tetap mempertahankan predikat sebagai badan publik yang informatif. Upaya tersebut akan didukung melalui program kolaboratif, termasuk produksi dan penayangan konten bersama antar tim Humas Datin.

Sinergi internal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas pemilu.